REKOMENDASI BUKU SELF IMPROVEMENT WAJIB DIBACA KAUM MILENIAL!

Semua orang pasti ingin mengembangkan dirinya ke arah yang lebih positif dan baik lagi untuk mencapai kesuksesan yang dinantikan. Namun, jika kesuksesan dan pengembangan diri hanya bermodalkan niat tanpa usaha untuk menjalaninya, tentu hasilnya tidak akan pernah nyata dan tercapai. Sebagai millennial, untuk mengisi waktu luang seperti ini tentunya kita harus menggunakan waktu sebaik-baiknya. Kalo selama ini kamu hanya scroll media sosial saja, ada baiknya kamu mencoba membaca buku mulai dari sekarang. 

Buku-buku ini akan mengajarkanmu bagaimana membuat diri menjadi lebih positif dan baik. Dikutip dari Gramedia.com  inilah buku-buku terbaru mengenai pengembangan diri setiap harinya, simak!


1. Berani Tidak Disukai - Ichiro Kisimi & Fumitake Koga 

Buku ini memaparkan ajaran dari ahli filsuf Austria abad ke-19, Alfred Adler, tentang bagaimana manusia sebaiknya menjalani hidupnya lewat percakapan antara seorang filsuf dan seorang pemuda. Buku ini juga menjawab fenomena di Jepang yaitu mengisolasi diri di kamar atau ansos (anti sosial) hingga bertahun-tahun.


Insecure atau terlalu memikirkan kata orang lain hingga membuat tak percaya diri menjadikan kita tidak bahagia. Buku ini terdiri dari lima bab, dimana tiap babnya belajar memahami bagaimana masing-masing dari kita mampu menentukan arah hidup, bebas dari belenggu trauma masa lalu, dan beban ekspektasi orang lain. 


Banyak sekali pelajaran penting dari buku ini. Kamu akan dipandu memahami konsep memaafkan diri sendiri, mencintai diri, dan menyingkirkan hal-hal yang tidak penting dari pikiran.


2. Insecurity is My Middle Name - Alvi Syahrin


Buku ini jadi buku self-healing pertama yang ditulis oleh Alvi namun sangat sukses membuat orang-orang serasa dipeluk ketika membaca buku ini. Alvi membicarakan tentang insecure yang mungkin sering menghantui diri ketika melihat pencapaian orang lain atau karena tidak pede dengan diri sendiri. Jika kamu sering merasa insecure, coba baca buku ini ya. Ada 45 bab yang akan membantu kamu untuk berdamai dengan ke-insecurity-an kamu. Buku ini akan menemani dan membuka wawasan atau cara pandang kamu terhadap hal-hal yang biasanya membuat kamu insecure.


3. I Want To Die But I Want To Eat Tteokpokki - Baek Se Hee


Kesehatan mental masih jadi masalah yang kurang dapat perhatian. Padahal penyakit mental juga bisa mengakibatkan timbulnya penyakit fisik. Tidak ada yang salah untuk datang ke tempat konsultasi psikis seperti yang dilakukan penulis buku ini dan telah mengalami depresi berkepanjangan selama 10 tahun.


Berisi perjalanan penulis melakukan pengobatan rutin yang dikemas dengan dialog antara dia dengan psikiater. Ada beragam gangguan psikis yang dialami penulis, tekanan apa yang dirasakan dan bagaimana cara ia menghadapinya. Salah satunya rasa cemas atas penilaian orang lain.


Ada banyak pesan positif yang bisa kita ambil, tentang kita harus bisa menerima, menghargai dan berdamai dengan diri sendiri, hingga cara menangani emosi. Buku ini jadi pengingat bahwa pengetahuan tentang kesehatan mental itu sangatlah penting!


4. Think & Grow Rich - Napoleon Hill


Ditulis oleh motivator istimewa dan juga seorang penasihat presiden Franklin D. Roosevelt selama 3 tahun, Napoleon Hill membeberkan rahasia sukses dari ratusan orang kaya di Amerika dalam menggapai impiannya dari titik nol, tentang pengaruh autosugesti hingga imajinasi.


Jadi karya paling terkenal dan buku klasik terlaris sepanjang masa, buku yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1937 ini, sekarang dilengkapi contoh-contoh baru serta contoh kasus-kasus modern yang bisa dengan jelas mendemonstrasikan bahwa semua prinsip Hill tetap bisa diaplikasikan, dan sampai saat ini masih membimbing orang menuju kesuksesan.


5. Tak Apa-Apa Tak Sempurna - Brene Brown


Tekanan hidup pasti pernah dirasakan semua orang, hanya berbeda porsinya saja. As a human, kita juga pasti pernah merasa kalau kegagalan itu adalah masalah yang besar. Kita pernah merasa bahwa kemampuan kita kurang, unworthy, dan merasa lebih rendah dibandingkan orang lain. 


Tapi tahukah kamu bahwa tidak sempurna itu bukan hal yang buruk? Tidak perlu memikirkan kata orang lain, pada buku ini Dokter Brown akan membantu kamu belajar menerima diri apa adanya dan tidak perlu cemas akan apa kata orang lain tentang diri kita.


Jadi, kita bisa fokus lebih mencintai diri sendiri dan menumbuhkan keberanian untuk mendobrak kemampuan diri! Buku ini masuk dalam jajaran buku best seller di New York Times dan telah direkomendasikan oleh banyak orang di Goodreads, lho.

Post a Comment

Previous Post Next Post
Whats-App-Image-2021-12-09-at-2-11-16-PM
Whats-App-Image-2021-12-09-at-2-11-16-PM-1 ssssffsfsfs