Hampa—
Oleh: A***** E****

sumber: https://id.pikbest.com
Angin menderu membawa duka
Mata yang berkaca-kaca
Hati yang merana
Menyaksikan raga yang tak bernyawa
Aku hanya trauma
Satu demi satu mulai tiada
Namun sudah menjadi kodratnya
Hanya bisa menunggu putusan dari sang pencipta
Senyuman ceria itu telah sirna
Tawa yang riang tinggallah sebuah gema
Beginikah rasa hampanya dunia?—
Kematian adalah sebuah kepastian
Meski perihnya tak terelakan
Doa dan harapan kan terus ku panjatkan
Senyuman ceria itu telah sirna
Tawa yang riang tinggallah sebuah gema
Beginikah rasa hampanya dunia?—
Kematian adalah sebuah kepastian
Meski perihnya tak terelakan
Doa dan harapan kan terus ku panjatkan
Agar sang jiwa menemukan kedamaian

Post a Comment